Minggu, 27 Januari 2013

Ideologi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah



Ideologi secara umum
1.      Pengertian ideologi
Ideologi  ialah sistem paham atau seperangkat pemikiran yang menyeluruh, yang bercita cita menjelaskan dunia dan sekaligus mengubahnya.
2.      Unsur-unsur Ideologi
a.       Pandangan yang komprehensif tentang manusia, dunia,  dan alam semesta dalam kehidupan
  1. Rencana penataan sosial politik berdasarkan paham Islam
  2. Kesadaran dan pencanangan dalam bentuk perjuangan melakukan perubahan-perubahan berdasarkan paham dan rencana dari ideologi tersebut
  1. Usaha mengarahkan masyarakat untuk menerima ideologi tersebut yang menuntut loyalitas dan keterlibatan para pengikutnya;
e.       Usaha memobilisasi seluas mungkin para kader dan massa yang akan menjadi pendukunng ideologi tersebut
Ideologi gerakan Muhammadiyah
1.      Pengertian Ideologi Muhammadiyah
Ideologi gerakan Muhammadiyah adalah sistem pemikiran dan teori perjuangan untuk mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan umat menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya melalui satu sistem gerakan yang bernama Persyarikatan.

2.      Unsur Ideologi Muhammadiyah
a.       Paham Islam dalam Muhammadiyah
b.      Hakikat Muhammadiyah sebagai gerakan Islam
c.       Misi dan sistem perjuangan Muhammadiyah

3.      Fungsi Ideologi Muhammadiyah :
a.       Menjelaskan dan menanamkan pandangan dunia (worldview), bahwa : “Islam agamaku, Muhammadiyah gerakanku”
b.      Membangun komitmen idealisme untuk menjalankan misi dan cita-cita gerakan
c.       Mengikat solidaritas kolektif yang kokoh
d.      Menyusun dan melaksanakan garis perjuangan dan strategi perjuangan
e.       Memobilisasi anggota untuk mencapai tujuan
f.       Membela/menjaga keutuhan / eksistensi organisasi sesuai prinsip gerakan
4.      Sumber-sumber resmi ideologi Muhammadiyah
a.       Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (MADM/1961)
b.      Kepribadian Muhammadiyah (1961)
c.       Matan keyakinan dan cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCH/1969)
d.      Masailul Khams(1938)
e.       Khittah Perjuangan Muhammadiyah
1.      Langkah Dua Belas (1938)
2.      Khittah Ponorogo (1969)
3.      Khittah Ujung Pandang (1971)
4.      Khittah Surabaya (1978)
5.      Khittah Denpasar (2002)
f.       Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM/2000)
g.      Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Jelang Satu Abad (2005)
h.      Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad ke Dua
5.      Spirit / Ruh Bermuhammadiyah
a.       Aktif di  Muhammadiyah harus memiliki idealisme hidup yang meliputi :
1.      Tujuan hidup mencari ridha Allah (Q.S. al-Fath : 29)
2.      Fungsi hidup ibadah dan kekhalifahan (Q.S adz-Dzariyat : 56)
3.      Pedoman hidup (ar-Rum : 30)
4.      Menjalankan misi utama yang merupakan ruh beragama dan makna hidup (al-Anbiya :107)
b.      Muhammadiyah sebagai gerakan Islam untuk mewujudkan masyarakat islam yang sebenar-benarnya harus menjiwai setiap pelaku gerakan Muhammadiyah. (Q.S. Ali Imron : 110 ; Q.S. Ali Ilran : 104)
c.       Bermuhammadiyah harus ada dalam satu barisan yang solid/kokoh dan tidak boleh bercerai berai ( Ash-Shaf : 4 ; Ali Imran : 103)

6.      Hakikat muhammadiyah
a.       Gerakan Islam unt mewujudkan masyarakat Islam yg sebanar-benarnya
b.      Melukukan Dakwah &Tajdid  melalui berbagai amal usaha
c.       Bergerak dengan sistem Organisasi/Persyarikatan
d.      Memiliki keyakinan/cita-cita, pedoman hidup, Prinsip dasar dan Kepribadian
7.      Misi ’Aisyiyah
a.       Menegakkan keyakinan tauhid yang murni
b.      Menyebarluaskan ajaran Islam yang
c.       bersumber  dari al-Qur’an dan as-Sunnah
d.      Mewujudkan amal Islami dalam kehidupan  pribadi, keluarga dan masyarakat
8.      Pokok Pikiran berdirinya ‘Aisyiyah
a.       Pokok pikiran pertama
Perasaan nikmat beragama yang akan membawa masyarakat  sejahtera
b.      Pokok Pikiran Kedua.
Cara menuju masyarakat sejahtera diatur dalam peraturan yang bernama agama Islam yang memimpin kepada tujuan kebahagiaan dunia dan akhirat
c.       Pokok pikiran ketiga
Tiap manusia, khususnya muslim, wajib menciptakan masyarakat sejahtera.
d.      Pokok pikiran keempat
Untuk mengefisienkan kerja tiap individu dalam melaksanakan masyarakat, perlu dibentuk alat yang berupa organisasi. Organisasi ini bernama ‘Aisyiyah.
e.       Pokok pikiran kelima
Motif geraknya kesadaran beragama dan berorganisasi.


9.      Kiprah muhammdiyah dalam kehidupan berbangsa
  1. Di era kolonial : Muhammadiyah berperan dalam pergerakan kebangkitan kebangsaan menuju kemerdekaan Indonesia
  2. Menjelang dan pada awal kemerdekaan : Muhammadiyah berperan aktif dalam meletakkan fondasi negara-bangsa yang berlandaskan Pancasila dan UUD 19945.
c.       masa Orde Lama Muhammadiyah : istiqamah dalam menegakkan Negara Republik Indonesia agar tetap berada dalam koridor konstitusi dan cita-cita kemerdekaan, disertai usaha-usaha modernisasi sosial untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
  1. Era Orde Baru : Muhammadiyah terus berkiprah dengan kerja-kerja kemasyarakatan untuk memajukan kehidupan bangsa, disertai sikap hikmah dalam menghadapi situasi politik nasional.
  2. Era Reformasi  : Muhammadiyah menjadi pilar penting masyarakat madani (civil society), Memelopori era baru Indonesia yang demokratis, menghargai hak asasi   manusia, berwawasan kemajemukan,  dan Bersikap responsif dan kritis kepada pemerintah sesuai dengan Kepribadian Muhammadiyah.
10.  Peran ‘aisyiyah
a.       Mengintensifkan pembinaan ideologis sebagai bagian dari revitalisasi gerakan
b.      Dinamisasi pemikiran dan orientasi aksi gerakan
c.       Pelangsung gerakan Muhammadiyah sesuai bidang gerakannya

Title: Ideologi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah; Written by annisa namasaya; Rating: 5 dari 5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih telah membaca..dimohon masukannya ya.. :)